Perlu visa ke Bahrain?
Perlu visa. Kamu harus mengurus izin masuk Bahrain sebelum berangkat.
Perlu dicek. Data di halaman ini sudah kami tarik dari sumber resmi, tapi belum diverifikasi ulang oleh tim kami. Cek tautan sumber di bawah sebelum berangkat.
Detailnya
Paspor biasa Indonesia wajib visa, dan cara paling aman mengurusnya adalah eVisa resmi sebelum berangkat. Indonesia ada di daftar negara yang boleh mengajukan visa online milik NPRA, badan yang mengurus perbatasan Bahrain — nomor 111 dari 212 negara. Halaman Visas di portal nasional Bahrain menegaskan hal yang sama: semua kewarganegaraan butuh visa masuk kecuali warga negara Teluk (Kuwait, Oman, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar). Bahrain juga punya daftar negara yang bisa ambil visa saat tiba dan Indonesia ada di situ juga, tapi jangan mengandalkannya. Halaman portal nasional menulis visa saat tiba cuma untuk "lebih dari 60 negara", sedangkan daftar yang ditautkan halaman itu sendiri berisi 212 negara — isinya nyaris sama persis dengan daftar visa online, sampai kolom nama Arabnya pun salah tempel. Dua halaman resmi jadi tidak cocok, dan keduanya sama-sama menulis "Terms and conditions apply". Urus eVisa dulu dari rumah: kalau ternyata kamu memang boleh ambil visa saat tiba, kamu cuma rugi waktu; kalau ternyata tidak boleh, kamu tertahan di bandara. Punya visa pun bukan jaminan masuk. Portal eVisa menulis "Holding a Visa does not guarantee you entry to the Kingdom of Bahrain" — petugas imigrasi di Bandara Internasional Bahrain yang memutuskan di loket. Portal yang sama juga mengingatkan bahwa evisa.gov.bh adalah satu-satunya situs resmi untuk mengurus visa Bahrain, jadi hati-hati dengan situs lain yang menawarkan jasa serupa. Dua field sengaja dikosongkan. Lama tinggal: untuk kelompok 212 negara Bahrain menerbitkan beberapa eVisa kunjungan sekaligus — 2 minggu sekali masuk, 3 bulan berkali-kali masuk, dan 1 tahun berkali-kali masuk — dan lama tinggal per kunjungan untuk yang berkali-kali masuk tidak tertulis di halaman mana pun yang bisa dibuka. Masa berlaku paspor: situs NPRA (npra.gov.bh) tidak bisa diakses sama sekali saat file ini didraf, dan halaman layanan di portal nasional cuma menulis "paspor yang masih berlaku" tanpa angka, jadi angkanya tidak diisi daripada ditebak.
Tiket pulang masuk daftar lampiran wajib saat mengajukan eVisa, bukan cuma pertanyaan petugas di bandara. Artinya tiketnya harus sudah kamu pegang sebelum visanya keluar.
Semuanya diurus lewat situs: isi halaman kelayakan, pilih jenis visa, unggah lampiran, bayar pakai kartu kredit. Tidak perlu datang ke kedutaan.
Mau dibantu urus visanya?
Tinggalkan nama dan nomor WhatsApp kamu. Kami hubungkan ke agen visa yang datanya kami cek dulu — kamu yang putuskan mau lanjut atau tidak.
Layanan mandiri pasporhijau. Bukan jasa pemerintah, dan bukan jaminan lolos pemeriksaan.
Iklan
Sumber
Setiap fakta di halaman ini dicek ulang tiap 90 hari.
- eVisa Bahrain — NPRA, Countries Eligible to Get Visa OnlineDicek 13 Sep 2026
- Portal Nasional Bahrain — Issuance of a Visit eVisa for two weeks (single entry)Dicek 13 Sep 2026
- eVisa Bahrain — NPRA, Bahrain Electronic Visa ServiceDicek 13 Sep 2026